The King of Pop

Heal the world, Make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are people dying, If you care enough for the living
Make a better place for You and for me..

Tau dong itu lagunya siapa? yup, Jacko The King of Pop yang baru saja “pergi”.. Mungkin saya sedikit telat untuk posting beginian sekarang, karena pasti orang2 di dunia maya telah terlebih dahulu menulis tentang jacko sejak beberapa hari yang lalu. Ya, saya terlalu sibuk hingga baru bisa menyempatkan diri untuk kembali blogging malam2 buta seperti ini.

Photomorphosis Michael Jackson

Saya bukanlah penggemar fanatik jacko, walaupun memang saya akui, saya cukup mengagumi karya2 nya yang selalu jadi hits dan saya juga memngagumi keberaniannya untuk selalu sensasional baik itu negatif dan positif. Bukan rahasia umum semasa hidupnya jacko kerap menuai kontroversi, mulai dari operasi wajah, upaya pengubahan identitas, pencabulan terhadap anak dibawah umur, hingga akhirnya almarhum menjadi seorang muallaf, semua menjadi kontroversi dan topik yang ramai di perbincangkan publik. Bahkan kematian sang raja pop juga menuai kontroversi. Berita tengah malam yang baru saja saya saksikan menyebutkan kalo hasil visum kematian jacko mengindikasikan kalo beliau meninggal karena terlalu banyak menerima suntikan penghilang rasa sakit. Situs warta yang baru saja saya buka juga menyebutkan bahwa jacko terkena suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dan penyakitnya ini tergolong akut dan tidak biasa, karena bakteri yang menyerang kulit (terutama bagian hidung dan tangan jacko) merupakan bakteri yang tidak dapat dibasmi dengan antibiotik biasa, penyakit ini erat kaitannya dengan operasi plastik yang kerap dilakukan jacko. Banyak sekali celaan yang menghujani jacko semasa ia hidup, namun sekarang jacko telah tiada, dan saya rasa terus membicarakan kontroversi tentang dirinya bukanlah hal yang tepat, mengenang apa yang baik dari dirinya saya rasa jauh lebih indah.

Berikut saya lampirkan sebuah lagu jacko yang tercecer, sebuah lagu yang dinyanyikannya setelah ia memeluk islam: Give Thanks to Alloh. Selamat jalan Jacko, semoga engkau pergi (benar-benar) dalam keadaan membawa iman. Selamat Jalan saudara seiman.. Allahumma firlahu, warhamhu, wa’afihu, waa’fuanhu..

Advertisements

My Room!

Kyaaa.. Debu2 beterbangan, kertas2 ga kepake pada berhamburan.. pokonya suasana kamar saya tadi riuh banget, pa lagi ditambah sama bunyi2 perabotan yang digeret2 secapa paksa (klo mau diangkat ya saya ga kuat, jadinya di geret2 ajaa.. hehehe..). Ceritanya udah lumayan lama juga saya merasa bosan dengan suasana kamar saya, dan emang udah di rencanain dari kemarin2 klo kamar saya mau saya ubah letak perabotnya, tapi berhubung rasa malas selalu menyerang (hehehe..), tu rencana baru bisa terwujud pagi tadi.. fyuuhh… Akhirnya.. hehehe.. ternyata lumayan nguras tenaga juga ya, dan saya juga baru nyadar, ternyata barang2 di kamar saya tuh lumayan banyak! Hihihi.. Dan saya mau pamer juga dikit nih, foto2 suasana baru di kamar saya, diambil dari dua sudut yang berbeda (sayangnya ga before-after coz sebelumnya ga da rencana mau posting beginian)..

Berlari Bersama Angin

“Aku berlari bersama angin, semakin lama langkahku semakin cepat, semakin lama, aku berlari semakin kencang hingga kakiku tak lagi memijak bumi.. Aku terbang, melayang semakin tinggi, dan berputar di udara. Aku menari… Tenang… Damai…”

Malam tadi, saya lagi-lagi sulit tidur, sembari menunggu ngantuk saya iseng mengambil headset Hp yang tergeletak di atas Tv, rencananya mau ngedengerin beberapa lagu favorit saya dari hape, tapi yang terjadi malah saya mendengarkan siaran radio. Memang telah cukup lama saya ga ngedengerin siaran radio, mungkin terakhir sekitar satu tahunan yang lalu, padahal dulu waktu SMP, suara radio ga pernah berhenti terdengar kecuali jam siaran mereka emang udah abis.

Sonora FM, itulah stasiun yang ga sengaja saya dengerin semalem. Ternyata ada acara yang lumayan bagus, dan emang saya butuhkan banget di suasana seperti sekarang ini. Judul acaranya kalo ga salah terapi musik gitu, ga tau itu acara rutin ato bukan. Jadi si penyiar bersama 2 pakar terapi bakalan muter musik2 yang punya efek nenangin jiwa gitu. pendengar di sarankan untuk memilih posisi se rileks mungkin sebelum mengikuti instruksi si terapis. kita disuruh melepaskan beban, merasakan anugerah tuhan yang telah diberikannya ke kita, bersyukur atas semua karunia itu. Selanjutnya kita dibiarkan berimajenasi seolah2 kita berdiam d suatu tempat tanpa grafitasi, tubuh kita berputar, melayang semakin tinggi. Simpel sebenernya, kita cuma di instruksikan untuk menikmati imajenasi kita.

Sebetulnya saya sempat pesimis, acara yang kaya gini ga bakalan berhasil deh mempengaruhi saya, lah orang muhasabah aja saya malah tidur! hehehe :D. But ternyata ga gitu, saya larut juga dengan instruksi si terapis, damai dan tenang banget. Katanya sih, terapi musik itu bukan terapi yang asal2an, tapi udah ada penelitiannya gitu, musik bisa menstimulasi alam bawah sadar kita untuk menciptakan solusi dan ide kreatif yang sebelumnya ga terpikir oleh kita untuk melakukannya sebagai penyelesaian masalah yang sedang kita hadapi. Malahan katanya ada orang yang sebelum mengahadapi ujian mereka sengaja ga belajar sama sekali, tapi melakukan terapi ini, dan katanya pikiran jadi lebih rileks dan jawaban untuk menjawab soal2 ujian seperti muncul begitu aja dari kepala kita tanpa kita sadari. Jadi mirip2 hipnotis gitu ya? asik juga nih.. hahaha.. Well, efek yang saya rasakan semalam lumanyan bagus juga, saya jadi lebih tenang dan berpikir lebih positif, besok2 mungkin saya akan beli kaset dan CD terapi musik untuk saya praktekkan sendiri di rumah. Hahaha..

Saya Selingkuh.. Maafkan Aku Sayangku..

Eitts.. jangan salah sangka, selingkuhnya bukan ke lain hati, tapi selingkuh ke lain blog.. Huaha.. Smlm saya liat2 FS saya yang sekarat tanpa kehidupan, dan tergoda tuk ngebuka page blog nya, ya udah dengan sukses terjerumuslah saya dalam dunia per’blog’an yang lain.. ternyata blog d FS user friendly juga tuh, not bad lah itungannya.. blog disana saya kasih nama Dari Hati, dengan definisi blog: terkadang saya rapuh.. rencananya tu blg emang selingan aja (selingkuhan gitu.. huaha), primarinya tetep GTR kok.. 😀 Temen2 Visit juga ya blognya, tapi ntar aja, coz sekarang tampilannya masih sedikit kacau, ntar bannernya Dari Hati saya pajang deh di GTR.. Nah ni dia Bannernya..
banner_dh

Mati Suri

Dikarenakan ada urusan mendesak, dadakan, dan butuh waktu cukup lama, posting di Goresan Tanpa Rupa akan di nonaktifkan sampai waktu yang belum bisa di prediksi.. Mohon doa dari teman2 untuk kelancaran urusan saya yaa.. ^^ Salam sayang, Sampai jumpa..

Selaut Cinta Tak Bertepi

Tadi, untuk kesekian kalinya, sepenuhnya kusandarkan raga rapuh ini di tubuh yang kokoh itu, tubuh milik seorang yang aku berharap banyak padanya, seorang pria, yang kuharap dapat menjaga, menemaniku selalu, selamanya. Disana air mata ku bergulir lagi, tanpa ia tau aku menangis dibelakangnya. Andai ia tau, andai saja ia tau…

Tak peduli seberapa letihnya aku, jika untuk kebahagiaanya, maka tiada satu pun kata ‘tidak’ yang bakal terucap, tiada sedikitpun rasa bosan, untuknya kesabaran ini tak kan terpatahkan. Andai ia tau, ada selaut cinta tak bertepi menetap disini. Sebuah persembahan untuknya: sang rembulan, sebuah semangat yang berkobar di dadaku, sebuah mimpi dan cita-citaku, sebuah cinta terindah, seorang pria bernama dia.

Andai ia tau, andai saja ia tau…
Ada selaut cinta tak bertepi disini, diam di dalam hati…

Rindu Shalat

Aku merindukan shalat! Aku begitu merindukan khusuknya shalat, merindukan bulir air mataku jatuh di sajadah, merindukan sesegukanku mewarnai tuma’ninah nya sujud.. aku begitu merindukan shalat untuk melegakan perasaanku, untuk mengadu mengharu biru pada sang penciptaku. Shalat membawa ketenangan bagi kita yang sedang lemah jiwa, yang sedang sedih hati. Aku begitu merindukan shalat!

Allah maha besar yang besar dan segala puji yang maha besar, mahasuci allah di waktu pagi dan sore hari. Aku hadapkan wajahku kepadaMu, zat yang menguasai seisi langit dan bumi. sesungguhnya shalatku, hidupku, matiku, hanyalah karena Allah, tuhan semesta Alam. Allah mahamendengar bagi siapa-siapa yang memujinya. Segala puji bagi Allah sepenuh langit, sepenuh bumi dan sepenuh apapun yang dikekendakiNya setelah itu.

Mahasuci Allah yang maha tinggi dan segala puji bagiMu, Mahasuci Allah yang maha Esa dan segala puji bagiMu..

Pundak Seorang Sahabat

Semua berangsur lebih baik, saya sedikit demi sedikit mulai bisa mengangkat kepala dari air yang menenggelamkan saya. Akhirnya kesimpulan dari semua ini dapat ditarik, secara garis besar saya rasa hanya pikiran buruk saya saja, suatu kekhawatiran berlebih untuk menghadapi kenyataan yang telah menunggu di depan.. padahal sebetulnya tidak seburuk yang saya pikir..

Wajar karena seorang wanita diberikan Allah perasaan yang berlipat-lipat lebih banyak dibandingkan makhluk Allah yang lain, yang terkadang jusrtu tidak dapat menggunakan logikanya karena terlalu larut dalam perasaannya sendiri. Wanita punya emosi yang cenderung naik-turun, tidak seperti laki-laki yang lebih stabil. Terimakasih untuk orang-orang yang telah memahamiku dan bersabar saat ketidakstabilan emosi itu menyerangku lagi. Kehadiran beberapa sahabat sangat dibutuhkan untuk membuang peluh sejenak, sahabat yang mendengarkan, sahabat yang menemani. Didik Krisna, Sylvia dan Fathurrahman. Syukurku karena telah di berikan sahabat-sahabat sebaik kalian..