Untuk Ayahku, Ayah Terhebat di Dunia

Hari ini 1 Juni, hari penting. Mungkin tidak bagimu, tapi amat penting bagiku. Penting juga bagi sosok itu. Pria pertama yang kucintai. Pria pertama yang mencintaiku. Pria yang telah memanggilku dengan sebutan ‘sayang’, bahkan jauh sebelum aku lahir. Sekarang Ayahku yang semakin tua tidak ada disini, ia sedang pergi, entah kapan pulangnya, yang aku tahu nanti juga ia pasti kembali. Hmm.. Cepat pulang Ayah, Aku rindu Ayahku. Aku ingin mencium pipinya seperti yang kulakukan setiap pagi. Ingin membisikkan ditelinganya:

“Pa, Selamat Ulang Tahun. Semoga cerah mentari pagi ini membawa angin kebahagiaan padamu. Kiki sayang Papa.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s