Pundak Seorang Sahabat

Semua berangsur lebih baik, saya sedikit demi sedikit mulai bisa mengangkat kepala dari air yang menenggelamkan saya. Akhirnya kesimpulan dari semua ini dapat ditarik, secara garis besar saya rasa hanya pikiran buruk saya saja, suatu kekhawatiran berlebih untuk menghadapi kenyataan yang telah menunggu di depan.. padahal sebetulnya tidak seburuk yang saya pikir..

Wajar karena seorang wanita diberikan Allah perasaan yang berlipat-lipat lebih banyak dibandingkan makhluk Allah yang lain, yang terkadang jusrtu tidak dapat menggunakan logikanya karena terlalu larut dalam perasaannya sendiri. Wanita punya emosi yang cenderung naik-turun, tidak seperti laki-laki yang lebih stabil. Terimakasih untuk orang-orang yang telah memahamiku dan bersabar saat ketidakstabilan emosi itu menyerangku lagi. Kehadiran beberapa sahabat sangat dibutuhkan untuk membuang peluh sejenak, sahabat yang mendengarkan, sahabat yang menemani. Didik Krisna, Sylvia dan Fathurrahman. Syukurku karena telah di berikan sahabat-sahabat sebaik kalian..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s