Bulir Ini Akhirnya Jatuh

1. Kecewa *gagal kemarin masih saja membayangi, sebelumnya saya biasa2 saja, tapi setelah menyadari ada banyak orang di sekitar saya yang berharap saya berhasil, saya jadi sangat sedih.. sedih dan kecewa sekali pada diri saya sendiri… kata-kata saya di posting terdahulu sepertinya menjadi tidak tepat, kecewa yang saya rasakan ternyata lebih besar! teruntuk Mama, berat hati ki sampaikan itu, melihat raut wajah penuh harapmu yang tiba tiba memudar membuat tegar ku seketika runtuh.. maaf Mama.. maaf.. maaf.. maaf.. sungguh ingin ku ukir sebuah senyum terindah di sudut bibirmu, seandainya bisa ku hadirkan sebuah sinar kebanggaan dari dalam matamu.. maaf Mama.. saat engkau tidak marah, bahkan mengeluarkan sepatah kata pun tidak, aku tau betapa besar pengharapan yang sepetulnya tidak pernah kau tunjukkan… harapan yang tidak pernah bisa aku wujudkan!!!!! tidak pernah bisa aku wujudkan..!!!!! Maaf , Maaf Mama… Ki Sudah berusaha, Ki sudah berdoa.. Ki Sayang Mama… Ki Sayang Mama… Ki Sayang Mama… Maaf, Mama..

2. Sedih yang mendalam *betul betul dalam keadaan sedih.. dan sedikit di bumbui dengan iri. saya iri kepada mereka yang berhasil membuat orang tua mereka bangga! saya iripada mereka yang bisa mendapatkan apa yang ingin mereka raih. iri pada mereka yang tidak pernah melihat gurat kecewa di wajah ibunya! Aku sedih.. Aku mengecewakan ibuku…

3. Fisik yang ga Fit *kepala saya pusing, badan saya menggigil dingin. ini benar-benar memperburuk suasana saja..

4. Cemburu *rasa takut kehilangan yang menjadi jadi, semoga ia bisa mengerti

5. Rendah Diri *rasa yang tiba-tiba muncul lagi…. aku benci ini…! Aku benci ini…! AKU BENCI INI, SANGAT..

6.Papa * NO Comment!

7. SMS yang ga dibales *Telak, tidak meringankan sama sekali. malah menjadikan aku benar-benar harus menghabiskan malam ini sendirian, padahal lagi pngn curhat..hmm..

Saya menangis, entah menangisi apa pastinya, mungkin begitu sepele bagi kalian. Kenapa sepertinya malam ini lengkaplah segala sesuatunya mengacaukan pikiran saya, mengobrak abrik suasana hati saya! saya tahu beberapa hal mungkin hanya rasa ketakutan yang saya ciptakan sendiri.. sekali lagi saya sadari, Saya Sungguh Rapuh.. Sungguh sungguh Rapuh..

Saya butuh apapun yang bisa menguatkan saya, mengisi kopong dihati saya dengan energi biar ga rapuh lagi. Please saya butuh bantuan sekarang! Jangan biarkan saya sendirian dalam kondisi seperti sekarang.. Saya butuh bahu seorang sahabat untuk bersandar, tangan seorang sahabat untuk saya genggam, saya butuh sahabat yang mendengarkan, menenangkan, menemani, menguatkan… Sekarang saya lemah, saya tidak mampu sendirian…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s