Tukang Beca

Abah adalah panggilan untuk kakekku dari pihak Ayah. Abah, M Yakub Senen Bin Senen, dilahirkan dalam keluarga kecil yang kekurangan, sebagai anak laki-laki yang sekaligus sulung dari 3 bersodara ia punya tanggung jawab yang besar terhadap keluarga dan adik adiknya. Yakub muda ditempa oleh keadaan menjadi seorang pemuda berpendirian dan berwatak keras. Ia keras pada orang orang disekelilingnya, pada keluarga, pada adiknya, istrinya, anaknya, dan murid-muridnya. murid? ya! kakekku seorang guru.. Ia orang yang pengasih dan penderma, sikap keras hanyalah bungkus luar, imbas dari kerasnya hidup yang telah ia kecap. *darinyalah aku yakini watak keras dalam diri Ayahku ada.
Abah lahir tahun 1930, 15 tahun sebelum negeri ini merdeka. Ia masih merasakan jaman kumpeni dan jaman jepang, pengalamannya di masa itu beberapa kali diceritakannya padaku. Getir hidup jaman itu dibaginya denganku, satu satunya cucu perempuan yang dia miliki, melalui cerita. Kulit kecoklatan yang keriput membalut tubuh kurus renta, menampakkan dengan jelas vena dan arteri dibalik itu. ramputnya menipis dan memutih, gigi depannya ada satu yang ompong. Ia kakek-kakek biasa??? TIDAK!!! Abah itu orang hebat!!! Aku mengidolakannya jauh dibandingkan aku mengidolakan Ayahku. Banyak kisah hidupnya yang sebaiknya kamu simak, agar kamu tahu betapa hebatnya Abahku!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s