RASANYA AKU INGIN MATI

I’m missing my Mom, yeah, I am. meskipun tangisan ga bisa lagi dibawa ke pangkuannya seperti dulu saat aku kecil, setidaknya usapan lembut tangan bunda di punggungku begitu menenangkan. tiap masalah melanda atau ada sesuatu yg mengganjal, ibukulah orang yang kutemui, aku akan merasa tenang walaupun tanpa cerita apapun kepadanya, tatap penuh kasih dari matanya dan hangat belai tangannya adalah obat penenang nomor satu. Hari ini aku rindu ibuku. I’m missing my Mom, yeah, I am.
Adalah hal yang sangat tidak menyenangkan untuk tinggal dirumah bersama tiga laki laki menjengkelkan seperti ayah  dan kedua saudaraku, apalagi saat ini aku adalah satu satu nya wanita disini,sumpah! Di rumahku, laki-laki adalah raja, dan wanita adalah ratu. tidak! wanita adalah babu. Emansipasi tidak belum berlaku disini. Wanita mengerjakan tugas para wanita mulai dari memasak, beres beres, bersih-bersih, dll. begitu juga sebaliknya kaum laki laki dengan tugas nya : engkang-engkang kali sambil nonton tipi. Aku tidak bisa menyalahkan kultur dan tradisi keluarga, karena memang sudah seperti ini adanya sejak jaman dulu kala. Dan telah menjadi nasibku untuk menjadi bagian darinya. Tapi beruntung bagiku ada RA.Kartini, jadi aku masih diperbolehkan kuliah, dan ibuku bisa bekerja. hahahaha ga jelassss banget, dan beruntung juga ada UUD’45 yg menjamin kebebasan  warganya berpendapat, jadi saya bisa berteriak teriak mengintimidasi adek saya untuk menjalankan tugas negara : menyapu halaman! dan memaksa kakak saya untuk mengemban misi suci : mencuci pakaian! bwahahahahha… Walau masih semu, emansipasi sudah sedikit berlaku tampaknya. hehehe~
Tadi, kuliah saya kelar jam 1. Tapi ga bisa langsung pulang coz ngerjain tugas-tugas dulu  yang udah seabrek abrek bareng temen temen. jadi kelar sekitar jam tiga-an, tapi teteup ga bisa langsung pulang gara-gara kejebak ujan 😥 alhasil bru hengkang dari fasilkom hampir jam 4. dan sukses sampai rumah jam 6an. Like i said before, krisis emansipasi yang berlaku di rumah saya menjadikan semuaaaa pekerjaan rumah tidak ada yang menghandle, gosh! piring kotor, rumah kotor, dan makan malam belum siap. Poor me, saya pulang kerumah dalam kondisi remuk, capai yang aaamaat sangat! sebenernya pengennya sih papa ngomong gini “Dek, udah, kita makan diluar ajaa” tapi yang ada gini… “Dek, masak lah yo.. laper nah papa, pengen makan…..” kalo papa bilang makan dirumah, percuma mau bujukin buat makan diluar 1000x  juga tetep makan dirumah!
Mamaaa… pulang maaa.. ga kuat ni di tindas sm para kaum pria… huaaaa…. ;'(
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s