Sekadar Silam…

Lima tahun silam aku pernah di sini. Duduk menyilang kaki di sini, dengan kaki yang ini.*menulis ini seperti aku punya tiga pasang kaki saja. aku normal kok, kaki sepasang, kiri dan kanan 🙂 Lima tahun silam aku pernah di sini, disore yang sejuk, beradu pandang dengan lapangan ini. Lima tahun silam aku pernah di sini, tapi tidak dengan jiwaku yang ini…. jiwaku yang lain lagi.
Lima tahun silam aku pernah di sini, dengan sepotong hatiku yang dibawa raja pergi. Lima tahun berlalu, sekarang aku kembali disini dengan sepotong hatiku yang juga dibawa pergi, BUKAN oleh raja yang kemarin, tapi oleh seorang Ksatria yang lain…  🙂
Sabda langit, dan janji yang Esa, Entah ada apa dibalik kelabu kita. Lima tahun silam aku tidak pernah menyadarinya, bahkan aku tidak pernah bersyukur seperti ini. Aku nista…. dan maha sucilah Ia….
Bukan puisi, cuma coret2, merasa sepi ditengah keramaian.
*27 Juni 10. Tempat berkesan di belakang Aula.
sebuah coretan saat ingatanku melayang kemasa itu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s