Mars Vs Venus

       “Tok tok…” pintu kamar saya diketok, ga lama setelah itu menyembul-lah dari balik daun pintu secongok kepala. saya pikir siapa rupanya Papa.
       “lagi apa dek?” terdengar kaku sekali
       “ngenet pa, knp pa?”
       “mau baca ini ga?” beliau lalu menyodorkan buku, so clumsy
       “apa pa?”, “waah iyo iyo… dipinjem dulu y paaa”
       Papa cuma senyum, menarik kepalanya kembali, berlalu.

***

       “Adeeek…….” kalau yang ini saya hapal, ini pastinya teriakan mama. Mama selalu histeris meski kakinya belum juga sampe di dalem rumah.
       “Dek sini dek, Ini naah Mama bawa ini naaah…” Mama cengar-cengir, “bagus loh bukunyo, temen-temen mama lagi ngantri nk minjem, tar kalo udah baconyo kasih mama lagi yee….”

***

*Sekedar mengingat yang lalu-lalu. Antara saya, mama, dan papa. Antara beda perempuan dan laki-laki. “Perempuan dari Venus, Lelaki dari Mars..”  itu orang-orang yang bilang, bukan saya. Entah benar begitu perempuan dan laki-laki adalah makhluk beda planet? whateva~

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s