Love Life

keranjingan posting, maaf ya para follower klo nanti update reading list di dashboard kalian isinya postingan ku semua. saya baru saja terkena nulisterus syndrome,wkwkwk. saat ini saya kangen seseorang, yg kemarin raganya masih bisa saya sentuh tapi hari ini sudah kembali menjauh mengais rezeki di tanah rantau.
saya terikat dalam suatu hubungan cukup serius dengan seorang pria, sedari beberapa tahun kebelakang. agustus nanti akan genap satu tahun kami menjalani hubungan jarak jauh yang berat ini, doakan kami bisa melalui semuanya ya..? karena biar iklan operator selular bilang jarak bukan masalah, bagi kami jarak itu masalah. meski bukan masalah yg begitu besar sih, karena sejauh ini masih bisa kami tanggulangi.
walaupun kami bernaung dalam satu almamater tapi dapat dipastikan kami tidak pernah tergabung dalam satu kegiatan, keorganisasian atau kepanitiaan sebuah acara. err ralat ding, kami pernah satu organisasi, OSIS. tapi beda periode kepengurusan. maka maklum kalau saya dan dia awalnya menjadi dekat karena faktor kesengajaan, bukan witing trisno jalaran soko kulino seperti pribahasa jawa bilang. sedikit norak kalo dipikir sekarang tapi begitulah adanya, kami kenal melalui sms yang dia kirim ke selular saya saat itu. pdkt yg cukup terang-terangan, haha. but I wanna see more effort, selain memang saat itu saya tidak belum menaruh hati pada nya.

satu tahun kami menjadi dekat dan getaran listrik (baca: cinta) mulai tumbuh di dlm diri saya. saya tidak tau kapan persisnya, kapan dimulainya, tanpa ada ikrar, tembak menembak, deal, atau semacamnya. yang kami sama-sama tau kami saling suka. dan kami mau ini bukan hanya cerita sekedar lewat. kami tidak pernah tau kapan tanggal jadian, karenanya juga kami tidak pernah merayakan anniversary. but I still remember the first time he said I Love You to me. tapi itu ga bisa disebut hari jadi ya, karena bagiku sebuah pernyataan tidak cukup untuk disamakan dengan kesepakatan menjalani sebuah hubungan dalam ikatan.
di awal hubungan banyak selentingan yg sampai ketelinga tentang betapa dia punya sikap yg tidak baik. kasar, cuek, player, suka menyakiti perempuan, dll, dsb yg pernah ia lakukan thd wanita wanita sebelum saya. tapi karena memang dari awalnya hubungan ini mengalir saja (saya tidak menaruh ekspektasi berlebih pada hubungan ini), maka selentingan itu cuma saya jadikan sebuah rambu rambu kewaspadaan jangan sampai hal buruk yg dilakukannya pada wanita-wanita sebelum saya, menimpa saya juga. lihat saja nanti, begitu pikir saya saat itu.
sekarang sudah lima tahun berjalan, dan saya tidak menemukan satu perlakuan tidak mengenakkan yg dia perbuat. yang saya rasakan sebaliknya, dia perhatian, perhatian sekali malah. dan dia sayang saya, I can feel it dari apa yg dia lakukan untuk saya, dari bahasa tubuh, dari sorot mata, dari semua pengorbanan luar biasa. hanya memang, lelakiku ini berbeda, dia sedikit kesulitan untuk mengungkapkan perasaan. dan dibalik sikap dinginnya itu, sebetulnya dia pemalu.
saya kadang berpikir, kenapa kok selentingan yg dulu saya dengar beda sekali dengan kenyataan? kalau yg saya dapatkan sekarang adalah kepura puraan saja, saya pikir waktu lima tahun adalah terlalu lama untuk sekedar bermain-main dengan hati. dia pria yang sangat baik. yang memperlakukan saya dengan hormat.
entah para wanita sebelum saya kurang bisa membaca pola tingkahnya sehingga salah paham atau apa. entah memang lelakiku ini memang dulunya seorang player yang sekarang sudah tobat atau apa. cuma, saat saya tanyakan tentang ini, “itu karena aku hanya mencintaimu” begitu jawabnya.
Advertisements

4 thoughts on “Love Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s