Namanya Dea

pernahkan kamu mikir kalo anak anak yg privat dirumah adalah anak anak istimewa yang tidak mungkin kekurangan perhatian orang tua? pernahkan kamu mikir kalo anak anak yg privat sudah pasti anak anak dari keluarga berekonomi mapan? pernahkan kamu mikir kalo anak anak yg privat adalah mereka yg betul betul beruntung, yg segalanya ada disediakan sama orang tua? …sebelumnya, saya ga pernah kepikiran/mikir tentang hal itu. tapi setelah saya terjun sendiri di dunia ini (baca: guru privat) saya sering kepikiran sendiri tentang hal itu. tentang my student’s life, dan betapa beruntungnya mereka.

namanya Dea. orangnya lemah lembut, ayu sekali. anak perempuan satu satunya yang diperlakukan bak putri raja. dia punya segalanya: seorang housekeeper yg senantiasa ada kalo dia butuh apa-apa, seorang sopir yg selalu standby nganterin kemana aja dia mau, sepasang orangtua dan super perhatian sama dia, seorang abang yg baek hati, sebuah kamar yg sejuk dan luar biasa nyaman, dan dia punya saya: yg siap ngajarin dia, membantunya sewaktu waktu ia kesulitan belajar. kurang apa? hampir tak ada kurangnya.

perkenalkan, dialah Dea, murid saya. 😀

  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s