30 September

30 September. Meski gaungnya kurang terdengar, tapi masih kita jumpai bendera berkibar setengah tiang, hari ini. ada apa gerangan? ooh indonesia sedang berduka rupanya.. sudah hampir lima puluh tahun yang lalu potret kelam masa lalu bangsa kita ini terjadi. sebuah tragedi pembantaian yang terkoordinir paling dahsyat di Asia. Saya bukan membicarakan mengenai tujuh jenderal yang dibuang di lubang berdiameter setengah meter (yang katanya) mati disiksa dengan kulit disilet-silet lalu disiram asam cuka, tapi saya membicarakan jutaan manusia beberapa bulan setelahnya, yang mati tanpa peradilan, dilenyapkan, dipenggal masal, yang mayat-mayatnya menggunung tumpang tindih sampai mampu membendung sungai Brantas di Jawa Timur.

Mungkin ga banyak orang yang tau tentang ini. Mungkin ada juga yang tau, tapi berlagak tidak mau tau. Sebagian lagi mungkin ingin tau, tapi dilarang untuk tau. Jutaan orang yang mati itu PKI. dan di-PKI-kan.

Masih melekat dalam ingatan saya Bab G30S/PKI adalah bab di buku sejarah yang paling saya nanti nantikan, saya menunggu nunggu guru saya mengisahkan kisah pilu penculikan dan pembunuhan tujuh jendral. saya menunggu-nunggu kisah asal mula peradaban orde lama itu diceritakan. Dulu pada 30 Septermber ada film yang diputar diseluruh stasiun televisi tahan air, secara serentak, setiap tahun. film yang ibu larang untuk saya tonton, “ini film ngeri nak, tidurlah bae..”  Film berdurasi empat jam! angka fantastis untuk sebuah film dokumenter. Dulu saya belum ngerti, dan belum sanggup berpikir “lebih pintar” untuk mengetahui bahwa otak saya sedang diracuni, di doktrin. saya ga tau kalo buku sejarah untuk sekolah sekolah harus lulus sensor dari dinas pendidikan, terkait masalah PKI ini. saya juga tidak tau kalo buku buku yang beredar di masyarakat juga ternyta harus lulus sensor oleh pemerintah. konon begitu buku berbau PKI terbit, maka seminggu kemudian akan hilang dipasaran. taukah kita bahwa buku buku pelajaran kita itu terlalu anti-PKI?…. “yang menang adalah yang membuat sejarah” setujukah kita dengan pendapat ini?

Sekarang pun, G30S/PKI masih misteri, belum ada yang tahu secara pasti siapa dalang dibaliknya. kompleks, simpang siur, ketiadaan bukti-bukti, apa betul ini semata-mata kudeta PKI? beberapa berpendapat karena ada perpecahan di tubuh angkatan darat, beberapa lagi berpendapat ini semua akal-akalan Soeharto untuk kursi kekuasaan. bahkan yang terakhir santer terdengar adalah ada campur tangan CIA dibelakangnya (yang katanya nih punya motif untuk menekan laju komunis di dunia, US kan anti Soviet. Soviet kan komunis). mana yang benar saya juga ga bisa menyimpulkan. dan parahnya, semakin saya mencari tahu maka saya akan semakin pusing.

FYI,  PKI punya 4 juta anggota dan hampir 3 juta simpatisan. lebih dari 60% petani indonesia merupakan simpatisannya, belum lagi unsur seni yang tergabung di Lekra, dan pergerakan wanitanya yang dikenal dengan Gerwani. Dengan apa yang dimilikinya, kala itu PKI merupakan PENYUMBANG KOMUNIS TERBESAR KETIGA DI DUNIA setelah Soviet dan Cina! FYI juga, dokter forensik yang menangani ketujuh jedral yang dibuang di lubang buaya pernah bersaksi bahwa tidak ada tanda penganiayaan di tubuh para jendral. FYI juga pemerintah pernah “mengkotak-kotakkan” keluarga exPKI dengan cara membedakan KTP mereka dengan KTP masyarakat umum, kala itu ngetop istilah KTP Tapol alias Tahanan Politik. FYI juga pemerintah pernah menzolimi hak hak anak cucu exPKI yang ga bisa bersekolah di sekolah negeri. ga bisa jadi pegawai negeri. FYI, jaman dahulu anak-anak sekolah diwajibkan nonton film durasi 4 jam yang saya bilang diatas, di bioskop terdekat dan di koordinir oleh sekolah pula! parah! doktrin! cuci otak! ga percaya??? tanya aja sama emak bapak kita yang tumbuh besar di rentang tahun 65-80.

Bagaimanapun, my deepest condolences untuk jutaan saudara setanah air yang dulu mati tanpa peradilan menjadi korban kekejaman politik. pahit sekali….. saya yang hanya sebagai pendengar saja miris dan meringis mendengar cerita ini.

Pemerintah pun sebaiknya mengadakan suatu rekonstruksi sejarah, ungkap saja apa yang sebetulnya terjadi, jangan sampai bangsa kita gamang akan sejarahnya sendiri, yang hanya bisa mencari tahu lewat google dan wiki. atau pada buku dan jurnal-jurnal orang asing yang peduli terhadap sejarah gelap negeri kita.

* * Nanti kalau sempat akan saya daftarkan disini buku-buku dan film dokumenter bikinan asing, tentang misteri dibalik G30S/PKI yang saya tau. ada banyak, dan semuanya membuka mata kita. saya juga cuma baru baca sebagian nih. 🙂 jangan sampai generasi muda menjadi kehilangan jati diri karena sejarah bangsa yang terlalu banyak ditutup-tutupi.

 

Advertisements

3 thoughts on “30 September

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s