korelis melankolis plegmatis sanguin. kamu yang mana?

tepat hari ini umur saya 20 tahun 20 hari, dan saya mulai ngerasa kalo blog theme yang saya gunakan sekarang terlalu kekanak-kanakan.. saya udah kepala dua nih ceritanya.. *sigh* ada sih niat untuk ganti theme jadi yang lebih elegan, tapi saya udah cinta banget sama theme ini.. 16 januari 2010 pertama kali saya pake ni theme, yah ampir setahun lah ya, ini blog theme terlama yang pernah saya pake ceritanya, mungkin nanti saya akan ganti tapi entah kapan, dan yang penting harus dg theme yang proper, yang bagus banget.
just intermezo.
beberapa waktu lalu saya ikutan test kepribadian kecil-kecilan..yg mengetahui apa kita ini seorang sanguin, korelis, melankolis, atau plegmatis. sebetulnya saya udah pernah tes beginian juga beberapa tahun yang lalu dah lama banget, pas tamat smp kalo ga salah. apa pas kelas satu sma yah? lupa persisnya.. beberapa tahun lalu hasilnya saya adalah seorang korelis.. dan setelah beberapa tahun kemudian ternyata hasilnya tetap sama, saya seorang korelis! ah! (yang belm tau korelis itu apa, boleh baca disini, atau disini, boleh disini juga, atau mau googling sendiri juga monggo) -_- padahal tau ga…. sebetulnya saya udah banyak-banyakin have fun biar terlihat seperti seorang sanguin, atau lebih bersikap cuek dan serampangan biar mirip sama mereka yg plegmatis. tapi ga bisa.. saya ini tetep orang yang serius. yang suka mendobrak aturan dan lebih percaya sama jalan saya sendiri, dan membenci ketergantungan terhadap orang lain. kok kedengeran serem yah -_-
dan emang saya ga pungkiri, saking seriusnya saya, orang orang bisa dibilang cuma sedikit yang ngerasa klop sama saya, sisanya ya berteman sama saya bagi mereka oke oke aja, tapi klop banget mungkin bagi mereka ngga. orang-orang ga bilang sih, tapi saya tau, saya merasakan. hehehe. dan 100% bukan salah siapa siapa. seorang korelis yang cenderung keras kepala, (katanya) punya power, (katanya) kokoh (ntah dalam konteks apa), dan kerap bersikap ‘menguasai dan mengatur’ memang cenderung merasa terasing (berdasarkan banyak literatur yang saya baca). *do you know ternyata setelah saya amati, sahabat sahabat terdekat saya adalah orang orang yang memang serius juga nyahaha orang yang cenderung korelis juga. waduh! bahkan humor kami pun humor serius! parah! wkwkwkkw*
well. menjadi korelis mungkin kedengaran ga menyenangkan ya. saya juga kadang nyadar kalo hidup sama saya sepertinya mencekam sekali..bwahahaha. *serius loh
kata tulisan yang pernah saya baca, yang mencetak kepribadian seseorang adalah lingkungan dan pola asuh. saya tumbuh besar dalam asuhan keluarga yang menjadikan saya seorang korelis. saya dididik di sekolah yang mencetak siswa dengan pola pikir korelis. dan inilah produknya, saya yang seorang korelis sejati. sekuat apa saya mencoba saya ga bisa menghilangkannya, saya cuma bisa meninimalisasi.. atau menutupi. atau berpura-pura. tapi so why?? kenapa? apa jadi seorang korelis itu salah? bukannya kepribadian adalah gift dari yang kuasa. ga salah kok menjadi seorang korelis. korelis punya kelebihan juga kan..  korelis lebih punya karekter, lebih punya power. nah tentang betapa terasingnya dan betapa seriusnya orang orang korelis itu… yah…. siapa yang mau.. saya jadi seorang korelis adalah dibawah sadar saya, sama seperti  pertumbuhan badan kita yang tau tau udah segede ini, kita ga bisa ngaturnya kan …semuanya alam yang bikin. kalo bisa milih saya lebih memilih untuk tumbuh besar menjadi seorang sanguin.

tapi saya menikmati menjadi seorang korelis, anyway. 🙂 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s