Primolut N. Obat Penunda Haid

di beberapa post yang lewat, saya sempat kasih bocoran tentang rencana “mengotori passport” yang bakalan saya jabanin dalam waktu dekat. demi kelancaran acara dan kemaslahatan bersama *halah* selama perjalanan itu, saya sebisa mungkin dalam kondisi bersih (tidak dalam keadaan mens). kalender menstruasi saya bilang kalo jadwal mens saya nanti bertepatan dg rencana jalan-jalan saya itu… wah.. mesti putar otak nih?
hasil googling, saya nemu obat penunda menstruasi, hormonal gitu lah.. progestogen apa kalo gak salah. merek dagangnya macem macem ya.. tapi yang populer sepertinya Primolut N. agen perjalanan saya juga nyaranin untuk konsumsi obat ini. dosis di kemasan adalah dua kali sehari, dan sebaiknya diminum di waktu yg selalu sama (kalo diminum jam satu, maka hari selanjutnya minum jam satu terus).

dengan pertimbangan perbedaan waktu 4 jam antara Indonesia dan negara tujuan saya, saya minum obat itu jam satu siang dan jam satu malam. sebagaimana sehingga nanti disana saya bisa minum obat ini jam 9 pagi dan 9 malam persis setelah sarapan dan dinner. smart kan saya? gak juga. saya mesti bangun tiap malem untuk makan obat ini doang. fyuuuh
sekarang bicara tentang efeknya. saya skype sama pacar, dia bilang saya beda.. saya gemukan. saya gak suka sih di bilang gemuk… maunya dibilang singset aja… bhahaha. tapi jadi kepikiran juga loh. saya emang sering baca dan dengar kalo terapi hormonal bisa ada efek macem macem nya. jerawat, flek, kegemukan. dan bener… setalah habis itu pil sekitar 14 tablet saya beneran ngerasain kening saya dipenuhi jerawat kecil kecil seperti pasir dan pipi saya semakin gembul…. entah beneran karena obatnya atau apa. hehehe.
well, efek baiknya adalah obat ini beneran bekerja. saya beneran gak mens sampai hari ini. semoga terus bersih sampai kembali ke tanah air ya… wish me luck. dan semoga perjalanan saya lancar menyenangkan.

updated:
saya kembali ke tanah air dengan selamat, dengan kondisi ‘bersih’. well, obat ini bekerja benar benar baik. saya baru minum obat ini H-3 dari jadwal mens biasanya. endometrium berhasil di tahan untuk tidak luruh sampai 16 hari setelahnya. H+2 setelah penghentian konsumsi obat, saya kembali mens seperti biasa. two thumbs up untuk Primolut N! saya betul-betul merekomendasikan obat ini untuk anda yang hendak melakukan perjalan jauh, yang tidak mau terganggu oleh hadirnya si tamu bulanan!

   

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s