(masih tentang) Anakku Zhafran

ni ceritanya lagi bikin soal UTS take home untuk anak-anakku mahasiswa. tapi kok konsennya terganggu ya. posting dulu coba ya, siapa tau habis ini bisa konsentrasi.

rindu.. maaf bukan maksud berlarut-larut. tapi baru tau aku bentuk rindu seorang ibu kepada anaknya. maha suci Allah yang sudah mengajarkan rasa kasih cintanya kepada hubungan antara ibu dan anak. sayangku kepada anakku tak terhingga rasanya, tapi rasa sayang Allah ke makhluknya jauh melebihi itu. Allah sayang ke kita melebihi sayang seorang ibu kepada anaknya. Maha besar Allah sang maha cinta.

habis dari makamnya abang nih, karena palembang yang hujan terus jadi khawatir tanah di makam bang Zhafran ambles atau sudah rata hanyut terbawa hujan. puji syukur ternyata si mamang perawat makam yang dikasih mandat ternyata amanah, makam bang Zhafran sudah ditimbun lagi dengan tanah. aku tidak bisa lama-lama disana sebelum air dipelupuk mata tidak bisa dibendung lagi, lalu mengalir menganak sungai, maka aku langkahkan kaki menjauh dari sana. cukup ibu jenguk abang. assalamualaikum bang, ibu pamit pulang dulu ya nak..

tadi scroll galeri di henpon, ketemu foto, terus jadi melow lagi deh.. aduh gagal move on. mewek lagi… rindu rindu. pacaran sama ayahnya abang Zhafran sekian tahun LDRan juga pake acara rindu sih, tapi rindu ibu ke bang Zhafran lebih lagi nak. rindu yang sebenarnya. beneran deh, baru ibu tau rasa.

img_6614

foto terakhir waktu abang Zhafran masih dalam perut ibu..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s