Ganti Nomor Rekening di BNI SMS Banking

Kira-kira dua bulan yang lalu, alhamdulillah saya terpilih sebagai salah satu pemenang lomba hibah pembuatan bahan ajar berbasis multimedia di Universitas tempat saya mengabdi. Sebagai syarat menerima hibah tersebut, saya diwajibkan melampirkan fotocopy rekening BNI yang berbeda dengan rekening yang digunakan untuk menerima gaji. Karena saya cuma punya satu rekening BNI dan itu dipakai untuk menerima gaji, maka saya harus bikin sebuah rekening baru.

Pagi-pagi saya sempatkan mampir ke BNI Cabang Lunjuk untuk bikin rekening baru. setoran awal cukup di tiga ratus ribu rupiah, setelah isi-isi dan paraf-paraf ini itu maka jadilah rekening saya. Untuk memudahkan pekerjaan kedepan pastinya saya juga request untuk mengaktivasi layanan eBanking (sms banking dan ibanking). Proses registrasi eBanking ini tidak sulit karena kata mas-mas CS nya, eBanking saya sudah aktif semua di rekening sebelumnya, sedangkan rekening yang baru ini menggunakan Costumer Information File (CIF) yang sama dengan rekening yang lama. Mengenai single CIF ini, ini adalah regulasi yang dikeluarkan pemerintah Indonesia untuk memudahkan pengawasan terhadap harta kekayaan. dengan single CIF, informasi mengenai seseorang dapat diakses dengan lebih mudah dan menyeluruh. tentunya secara data juga lebih menerapkan prinsip basis data ya. efisien dan efektif.  Jadi sekarang setiap login di internet banking, maka seluruh rekening BNI saya akan muncul dan penggunaannya bisa kita atur sesuka hati kita.

Saya lanjut nanya, kalau sms banking apakah juga bisa ganti-ganti rekening yang hendak digunakan?  Ternyata oh ternyata, saya tidak tau sejak kapan fitur ini ada, di layanan sms banking kita bisa mengatur dari rekening mana kita akan bertransaksi. dan mengganti rekening utama ini tidak perlu ke costumer service segala! caranya adalah ketik GANTI REKENING [NOMOR_REKENING] kirim ke 3346.  atau kalo di apps BNI sms banking di android/iOS ada pilihan setting di pojok kanan atas untuk ganti rekening.  hehehe… silly me.. alhamdulillah semakin mudah saja untuk bertransaksi perbankan.

Ngomong-ngomong tentang CIF ini, saya juga tercatat sebagai nasabah di Bank BNI Syariah. Meskipun sama-sama BNI, sms center sama-sama 3346, menggunakan mesin ATM yang sama, warna jingga yang sama, tapi ternyata pengelolaan mereka berbeda. Rekening BNI Syariah tidak menggunakan CIF yang sama dengan BNI pakai. dengan kata lain saya punya CIF di BNI, dan CIF lain lagi di BNI Syariah.

Dua minggu lalu, kebetulan karena ada hajat ke BNI Syariah, sekalian saya nanya ke CS yang bertugas, apa saya bisa aktivasi sms banking saya? karena selama ini saya cuma dapat notifikasi uang masuk dan uang keluar saja tanpa bisa bertransaksi (cek saldo, transfer, dsb). Setelah di cek, mbak CS nya bilang sms banking saya sudah tercatat aktif di nomor yang hendak saya daftarkan tersebut (nomor yang sama dengan yang saya gunakan di sms banking BNI).  akan tetapi saat saya coba switch dari Rekening BNI ke nomer rekening BNI Syariah di 3346 saya mendapatkan notifikasi “Maaf rekening anda tidak terdaftar”.

Meskipun sms centernya sama-sama 3346 saya tidak bisa aktivasi sms banking rekening BNI Syariah dengan nomor handphone yang sama dengan yang saya daftarkan di sms banking BNI. mbak CS nya menyarankan untuk menggunakan nomor handphone yang lain untuk saya daftarkan sebagai nomor sms banking.. tapi kan justru merepotkan ya.. hp saya satu dual sim sih.. tapi sim2 khusus kartu kuota internet yang kalo habis saya buang. masa ganti rekening harus ganti hp pula? hehe. sepertinya lebih praktis  tutup ganti rekening sekalian

Saya tanya kira-kira alasannya apa kok gak bisa transaksi sms banking dg nomor ini? mbak-mbak CSnya bingung.

Menurut saya masalahnya adalah sistem eBankingnya yang belum terintegrasi dengan benar. BNI dan BNI Syariah, manajemen mereka berbeda tapi untuk layanan menggunakan sumberdaya yang sama. Satu CIF mendapatkan satu user iBanking dan satu nomor yang terdaftar untuk sms banking. Nampaknya sekarang kardinalitas antara user CIF to Ibanking serta CIF to nomor sms banking one-to-one….. mungkin solusinya adalah mengganti menjadi many-to-one… jadi banyak CIF bisa mengkases satu sumberdaya eBanking. maka tidak terjadi lagi seperti yang saya alami: dengan CIF berbeda mengakses sumberdaya yang satu, maka akan terjadi problem otorisasi tidak dikenali oleh sistem. Berbagi resource adalah cara cerdas untuk berhemat, tapi untuk regulasi penggunaan sumberdaya bersama, saya pikir masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan diperhatikan.

Untuk yang cuma punya BNI atau BNI Syariah saja sih tidak ada masalah. tapi untuk yang terdaftar jadi nasabah di kedua Bank tentu hal ini merepotkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s