^_^

happy bday buat papa ku tersayang, semoga bertambahnya umur menjadikan papa seorang pribadi yg semakin baik lagi, I love you, Pa.

  

Advertisements

yang muda yang berkarya

apa yang terlintas dalam pikiran orang-orang mengenai seorang mahasiswi semester enam, berusia 19 tahun, dan memiliki indeks prestasi yg cukup baik? umumnya orang menilai pastilah ia seorang yg muda, energik, kreatif, cerdas, dan agen perubahan bagi bangsa. begitu memang potret ideal seorang mahasiswi seharusnya. tapi bicara hal ideal, tentu tak terlepas juga dari hal yang tidak ideal… dan saya adalah contoh nyata ketidakidealan seorang mahasiswa.  :hammer oke, saya masih muda, kadangkadang energik, kreatif kalo terpaksa, dan agen perubahan bagi bangsa (masih dipertanyakan). :berduka
belakangan, saya suka mikir.. saya ini kok sebagai generasi muda ga produktif sekali ya? jadi mahasiswi kok hidupnya gitu gitu aja, kupu-kupu alias kuliah pulang kuliah pulang. kadang kadang saya jadi kunang-kunang juga sih, kuliah nangkring kuliah nangkring. dan setahun kemarin beberapa kali menjelma jadi kura-kura, yg kuliah rapat kuliah rapat. tapi semenjak lepas dari masa kerja Duta Pendidikan dan Budaya, saya sudah mengucapkan salam perpisahan bagi kura kura, saya sekarang hanya mahasiswi berhidup dataaar sekali… mahasiswi jelmaan siluman kupu-kupu, yg kadang jadi siluman kunang-kunang. *woii ga jelas banget! bicara apa sih nabil?????? -___-‘
singkatnya, saya malu dg apa yg sudah saya lakukan 3 tahun ini. saya malu dengan hidup saya yg gitu gitu aja. saya adalah mahasiswi  hampir mandul karya. arrrgh…. saya malu dg teman teman yg di usia sebelia saya tapi sudah kemana mana,  jadi delegasi konferensi tingkat nasional lah.. jadi finalis karya ilmiah tingkat nasional lah. atau pertukaran kebudayaan ke luar negeri. dan balik ke judul : yang muda yang berkarya. saya lagi concern betul sama hal ini, I wanna make an improvement, apapun itu, meski sekecil apa pun itu. saya pengen berkarya di masa muda saya. saya ga mau masa muda yg singkat ini tersia-sia. 
readers, pengennya sih paling lambat satu bulan kedepan, harus ada something new yg saya lakukan. yang muda yang berkarya! ayo semangat!
      

the stowaway!

jalur kereta api terpendek se-Indonesia adalah jalur Palembang-Indralaya yang menghubungkan jarak 32 KM saja. jalur kereta ini khusus diperuntukkan bagi mahasiswa Unsri, sebagai jalan alternatif selain jalur darat dengan bus yg memakan waktu tempuh relatif lebih lama. Pada awalnya, efektivitas pengadaan jalur kereta ini menjadi polemik, banyak pihak yg menyangsikan kalau nantinya setelah dibuat jalur ini hanya menjadi sia sia saja karena bus akan tetap jadi pilihan utama para mahasiswa. sebenarnya pendapat tersebut bukan tidak berdasar, akses dari kampus ke stasiun memang tidak bisa dibilang simpel, mahasiswa yg hendak menggunakan jasa kereta harus ke stasiun kertapati yg jaraknya lebih kurang 5 KM dari kampus Unsri di Bukit Besar, Palembang. sedangkan setibanya di stasiun Indralaya mahasiswa juga masih harus menggunakan jasa angkutan lagi untuk sampai di kampus karena stasuin kereta di Indralaya tidak berada di dalam kampus.
Pernah, sekitar dua tahun yg lalu saat saya masih seorang maba, mekanisme keberangkatan ke kampus indralaya sedikit berbeda. Bus yg berangkat sebelum jam 07.00 pagi akan mengantarkan mahasiswa ke stasiun Kertapati, bukan langsung ke Indralaya. menurut kabar burung yg beredar hal ini dikarenakan adanya komplain dari pihak PT.KAI karena sepinya penumpang, statistik menunjukkan kalau mean penumpang perharinya hanya dua orang saja. DUA ORANG SAJA. menyedihkan.
namun sekarang, jalan Palembang-Indralaya sedang dalam kondisi yg tidak fit. jalanan yg memang cuma satu lajur itu rusak parah dengan bolong bolong segede gaban. belum lagi truk-truk pengangkut batu bara yg berjejal memenuhi jalan, juga dengan alat berat mulai dari eskavator-motor grader-tandem roller dsb yg parkir d bahu jalan. kita akan sangat mudah menemukan para pekerja yg katanya memperbaiki bolong-bolong yg menganga itu, atau bus-bus yg saling salip ga sabaran, atau mahasiswa yg menatap jalan dengan jemu. begitulah suasana perjalanan sekarang. penderitaan semakin lengkap karena ditambah dengan debu tebal yg membawa ancaman ISPA bagi siapa saja yg berada disana. Palembang-Indralaya yg dulu ditempuh dalam 45 menit, kini tiada sudah. 2 jam saja sudah syukur.. apes-apesnya pernah 6 jam kejebak macet.
Jenuh, mengantarkan sebagian besar mahasiswa beralih menggunakan kereta. ketidakpraktisan sekarang bukan lagi masalah. daripada harus menebalkan pantat duduk jemu selama 6 jam di lautan debu yg menyiksa? terang saya juga akan lebih memilih kereta! …cuma bukan berarti masalah selesai sampai disini. operasional kereta juga belum memadai untuk menampung penumpang sebanyak itu. alhasil beberapa hari ini tiket selalu sold out. punuh jejal, berdesakan, tidak tertib karena terlalu ramai, dan ruang yg terbatas, juga para pemumpang gelap merajalela. yeah, the stowaways! saya adalah salah satunya… hahaha.. bukan tidak mau membayar, tapi memang tiket sudah sold out. *alibi
jiwa blogger saya tiba-tiba terpanggil untuk mengabadikan suasana dalam sejumlah foto. belakangan ini saya suka tiba-tiba menjadi seorang fotografer dadakan. 😀 saya pikir saya perlu membeli sebuah pocket cam untuk menyalurkannya. hahaha
masi sepi…
para calon penumpang yang bingung 
suasana di gerbong satu
 masih di gerbong satu
 pulang kuliah apa mudik lebaran nih?
  

that surprising surprise surprise us susprisely – surprise yg ga surprise sama sekali

wkwkwkkw ahaha… bawaan ngakak aja klo inget kejadian pagi tadi. salah satu orang terbaik saya, Gilang Alip Pradana ulang tahun hari ini. saya baru dikabarin malem sebelumnya kalo bakal ada acara surprise2an gitu dari edii. dan misi pertama adalah membawa kabur si Gilang dari rumah semenjak pagi pagi sekali. so disusunlah rencana untuk jogging ke KI~
Aktor dalam sandirwa ini adalah Edii, saya sendiri, Tiwi, dan Dimas. pada awalnya semua lancar lancar saja, kami berhasil mengeluarkan gilang dari rumah, terus jogging biasa, ikut senam jantung sehat ampe basah keringetan dan ditutup dengan nyabu alias nyarapan bubur di warung buburnya Kang Didin. misi selanjutnya adalah balik lagi kerumah masing masing dan kumpul lagi dirumah gilang tanpa sepengetahuannya. tapi entah salah koordinasi, apa kenapa ga tau juga. begitu kami berempat (saya, Tiwi, Edii, Dimas) nyampe di rumah Gilang semuanya jadi garing, kejutannya udh dikasih dan kami tidak dilibatkan sama sekali. ayyy sialan….. kampretoo. dan dalang dibalik semua ini adalah Ika, si pacar Gilang. emg harus di jitak si Ika ini hahaha. jadilah kami para pecundang yg melongo bego jd penonton orang pacaran mesra2an, klo dikomik muka kami udh dipenuhi garis2 kelabu. swt daah. 
ya gapapa deh demi gilang, selamat ulang tahun yaa, sukses terus bro :D. ngemeng2 ada picture yg bisa saya share lagi nih, betapa tingginya animo masyarakat Palembang untuk mulai hidup sehat. see, what a crowded! jogging di KI klo minggu pagi rame banget coy!
(pic. nyusul lagi…. mindahin data dulu 😀 )
(update 😀 )

   

Automatic Lawn Sprinkler?

I’ve been living in this lovable city since I was born nineteen years ago. semuanya dari lahir, tumbuh besar, bermain main, belajar, dan menjadi dewasa saya lalui di tanah ini. that’s why saya mengenal palembang hampir seperti saya mengenal saudaraku sendiri, I can be an A-list guide for you 😀 Yet, actually it is a lil bit embarassing: kadang kadang saya suka sedikit telat update mengenai what’s new in Palembang.

Seperti beberapa hari yg lalu, saya mampir ke salah satu taman kota di seputaran polda, dan sukses dengan bodohnya basah kuyup karena jadi korban alat penyiram rumput otomatis yang tiba tiba nyala. beruntung tamannya lagi sepi, hahha jadi ga malumaluin banget. I dunno that the tools emang baru dipasang or what, yg jelas, sumpah, saya baru tau klo ada begituan di taman polda. wkwkkw… saya sempet ambil beberapa gambar buat di share disini, kali aja ada temen-temen yg belom tau. ini dia penampakan penyiram rumput otomatis a.k.a automatic lawn sprinkler (abis googling dan ternyata alat itu biasa disebut begini) yg ada di taman polda.

(pic menyusul. mau mindahin data dari hengpong dulu 😀 😀 ) 
(update :D)



ada yg begini juga ni, cekidot!

 

for zoom :

 tu bocah malah maenan aerr -____-‘

* maaf karena kualitas foto yg kurang memadai

 

   

fragrance

bayar utang bayar utang 🙂 hehe. akhirnya sparetime!! seneng banget karena bisa nepatin janji untuk cerita disini. dari banyak hal yg udah ngantri di kepala, i choose this one untuk di ceritakan lebih dulu. sesuai judul, saya bakalan cerita tentang fragrance alias wewangian. pada dasarnya wewangian dalam bentuk apapun itu (aromaterapi, pewangi ruangan, cologne, parfum, deodorant, dsb.) adalah bukan hal mutlak mesti ada bagi saya, tanpa fragrance pun ga masalah sebetulnya, yaa ga penting penting banget lah asal ga bau aja.
Saya adalah orang yang suka ribet sendiri saat dihadapkan dengan pilihan, even pilihan yg simpel sekalipun. pun demikian dengan pilah pilih parfum. saya suka pusing kalo baunya ga cocok.. kelamaan pusing sukses bikin saya mual, kalo udah begini alih-alih mendapatkan mood booster melalui parfum, yg ada malah mood jadi kacau. Oia, saya juga orang yg mudah bosan dan sedikit ga konsisten dlm hal parfum. di meja rias kamar saya ada beberapa parfum dengan isi rata-rata masih 50% yg mejeng dengan indah disana. saya jarang sekali menghabiskan sebotol parfum kecuali kalo saya betulan suka tone nya. balik ke judul, i would like to share perjalan parfum saya…. dari jaman ingusan, sampe saat ini. please enjoy~
Pucelle Splash Cologne Rose
haha….. ini cologne jaman SD. fragrance pertama saat saya baru belajar genit. wanginya enak, ga bikin pusing,  tapi cuma tahan sekitaran 3 jam doang. yaa lumayanlah untuk anak SD. dengan harga murah banget, not bad lah.
B&B Kids Kiwi and Melon Spray Cologne
ini parfum kedua, setelah saya sadar kalo pucelle rose terlalu remaja untuk ukuran anak SD :malu. bertahan saya pake berbotol botol sampe akhir SMP, wanginya lembuuuut banget. tuh gambar yg kedua dari kiri ya, sorry untuk gambarnya I haven’t been finding the proper one. FYI, the cologne smell exactly the same as Victoria’s Secrets Body Splash, Vic’s pear Glace. tapi ini versi murah meriahnya. see, betapa saya punya selera yg cukup baik bahkan dari usia sebelia itu. *narcis najis hahaha!
Puteri Splash Cologne Flower Bouquet
ini adalah my signature fragrance when I was in SHS. wanginya memberi semangat untuk menyongsong ke(sok)sibukan seharian. sama sekali ga berat. dan segerr banget. recommanded pokoknya. ini adalah fragrance terakhir yg saya pakai secara konsisten setiap harinya. setelah yg satu ini I act like a player, yang suka gonta ganti pasangan (baca: parfum). saya mulai mengoleksi beberapa wewangian yg saya pakai secara bergantian. that’s why teman teman di kampus, atau di organisasi mungkin ga ada yg be cognizant of my base fragrance. *lagian peduli banget? pentingkah parfum yg saya pakai bagi orang lain? hahaha sepertinya tidak.
Blueberry – i dunno its brand
parfum mili-an yang dibeliin seorang sahabat  (makasih Fe….) wanginya lumayan enak, ga bikin pusing, ringan.. saya pake sebotol ukuran 10 ml selanjutnya saya berpetualang gonta ganti lagi karena memang wanginya sedikit kurang sesuai sama kepribadian saya.. eniwe, I like baunya kok. dan ini salah satu parfum yg saya pakai sampai tetes terakhir.
Mango – i dunno its brand
ini parfum dengan tone fruity kedua yg dengan bangga saya pakai, wakakka. ini ada story nya, ni parfum meski  mili-an a.k.a. murah… tapi yg milihin si kebo tuh, pas kita iseng ga ada kerjaan mampir di kios parfum milian dan milih-mlih. akhirnya kecantol sama yg satu ini. di setiap hirup napas saat saya pake ni parfum, saya jadi inget dia.  maklum LDR coy, jadi kangen terus bawaannya.
Cotton Flower Spray Cologne- aku lupa brand nya!
wanginya enak, dan sekarang udah habis. sama seperti mango, ni parfum dibeliin sama si Kebo sayang. bukan parfum milian lagi, wkwk. hahha kita berdua impulisve buyer juga kalo untuk masalah fragrance. tanpa rencana, ada yg sale, terus coba coba terus suka, akhirnyabeli deh…. IDR 79K waktu itu belinya. unfortunately, i forget the brand.  😦
Escada Island Kiss
parfum yang aku beli dari seorang sepupu, pas beli wanginya lembut…. tapi setelah dibawa pulang kerumah entah kenapa kok terlalu manis baunya, dan sedikit menyengat dan bikin kepala saya pussing. alhasil IDR 100K melayang gitu aja, ni parfum aku ga suka, dan cuma dipake kadang kadang aja sebagai pewangi ruangan bukan parfum! hahaha! masih 85% tuh isinya, nagkring dg cantik di atas meja rias
Estee Lauder Instense Pleasure
parfum yang dibeliin papa, tone nya sedikit berbau rempah. masih setia saya pakai sampai hari ini bergantian dg yang lain. nice parfume! 🙂
Pretty Pink
wanginya ringan, manis, cewe banget. tapi kurang tahan lama. aku suka, dan aku pakai saat cuaca dingin ato habis hujan. cz dingin membuat wanginya jadi lebih kuat.
Aqua De Bella
Ini dia parfum khusus kondangan! wanginya sedikit berat, long lasting, dan menaburkan aroma kemewahan. hahhha. dipake sampe saat ini, kalo mau kondangan ajee 😛

Christian Dior – Miss Dior Cherie 
waaaaa aku suka banget sama yg ini…. manis, lembut, tahan lama, ga norak, aku banget.tapi udah habis….. tinggal botolnya aja 😦  dpake joinan sama Papa sih. bokap aye demen jg sama baunya 😛
Jeanne Arthes Amore Mio
kemarin jalan-jalan mau coba aromanya Sarah Jessica Parker yg Lovely, menurut review yg saya baca, wanginya enak banget .. dan bener, enak banget tapi ternyata pasaran udah banyak yg pake…. kecewa  lalu mengantarkan saya  coba coba yg lain. dan kemarin saya membuktikan sekali lagi mengenai ke impulsive-an kami berdua (saya dan pacar) terhadap fragrance. iseng masuk toko, coba coba, suka, kebeli deh 😥 dan ratusan ribu direlakan untuk satu parfum ori ini. tapi gapapa deh, tone nya worth it kok. 🙂 itung itung kado buat lima tahunan lah yaaa. I Love U sayang… :* kiss kiss.

untuk kakak-kakak 3 IPA 1, terimakasihku yg tertunda…

“kakak-kakak 3 IPA 1… terimakasih karena sudah jadi senior yang baik, terimakasih karena sudah melindungi, terimakasih karena sudah mengajari bagaimana sebuah senioritas seharusnya berjalan. terimakasih, terimakasih, terimakasih sekali….”
*sigh*
senin pagi, pukul setengah tujuh harusnya semua siswa sudah baris di lapangan guna pelaksanaan upacara rutin mingguan.  itu adalah minggu pertama bagi saya berada disekolah itu, minggu pertama dimulainya proses adaptasi. kemarinnya secara kebetulan saya ditunjuk oleh teman teman sekamar untuk jadi ketua asrama, that’s mean saya yang bertanggung jawab terhadap warga asrama, terhadap barak yang kami huni, kerapiannya; kebersihannya; walaupun betul bukan saya sendirian yang turun tangan tapi setidaknya tugas saya adalah mengingatkan dan memberi contoh bagi yang lain. sebelumnya secara kebetulan pula nama saya tercantum di urutan pertama sekali pada lembar daftar penghuni asrama kami, alhasil saya dapet ranjang nomor urut pertama juga, alias ranjang1. nomor ranjang  inilah yang (lagi lagi secara kebetulan) membuat  apes dapet jadwal piket asrama hari Senin.

minggu pertama upacara, paginya saya cukup kewalahan. piket asrama membuat saya harus jadi manusia terakhir yang meninggalkan asrama, sapu2, ngosongin tempat sampah, ngecek semua ranjang udah rapi, tirai dan jendelanya terbuka, kipas angin dan lampu ga nyala, pintu kamar mandi tertutup rapat, handuk2 sudah dijemur semua diluar, terakhir ngunci asrama dan nitipin kuncinya di dapur umum. saya kelabakan, dan ujungnya apes, saya telat keluar dari lingkungan asrama. begitu sampai di lapanganupacara orang orang udh bikin barisan, kepala sekolah yang sangat disegani itu juga udah ‘bertengger’ di depan. sedangkan aku? jinjit jinjit sembunyi sembunyi dengan ransel masih disandang!

di sekolahku yang disiplinnya ketat itu, siswa asrama bakal menerima hukuman lebih berat klo untuk masalah telat. inilah kenapa saya datang dengan mengendap endap, biar jangan sampai ketauan telatnya. masuk akal sih mengingat anak asrama kan tinggalnya disana juga kok masih bisa telat. nah saya yg udah lari dari dapur umum ke lapangan upacara (ada kali 100m) ngosngosan, ga sempet taro tas di kelas, langsung aja masuk barisan. dan apes sekali lagi apes! salah masuk barisan. T_T minggu pertama bikin saya belom tau klo anak kelas 1 barisannya di ujung deket barisan guru, gosh! saya malah masuk kebarisan anak kelas 3! supersenior coyyyy.

SMA ku itu selain disiplin, terkenal juga dg senioritas yg superduper dilegalkan. udah deh lengkap penderitaan saya hari itu udh keringetan larilarian, mana sembunyi sembunyi pula takut ditangkepguru piket, salah masuk barisan pula! saya malah mendekat kearah barisan anak kelas 3 dan begonya baru nyadar klo itu barisan yang salah pas udah jarak dua meter dari mereka. waaaaaaa mau muter ke barisan kelas 1 jauh dong? keburu ditangkep guru piket klo gini ceritanya

tapi apa yg terjadi? satu barisan kelas itu kompak nyembunyiin aku. aku yg masih dengan tas dipundak muka bego celingak celinguk cemas malah panggil mereka trus di dorong ketengah barisan diberikan ruang kosong untuk bisa berdiri disana. ceritanya jgn sampai guru piket ngeliat klo msih ada makhluk yg blom masuk barisan. mereka ngumpetin aku! waaaah baik sekali senior ku ini. mana tas saya yg dipundak disuruh copot sama mereka lantas di oper dari tangan ke tangan untuk disembunyiin di deket tanaman. waaah…. *terharu*

A: “dek! sini cepetla, masuk sini”

B: “….”
A: “sudah diem disini bae… mantep-mantepla, dak papo…”
B: “waduuuh makasih banyak nian yo kak….?”
A: “iyo tenang bae,  santai dek cakcak dak tau be jangan cemas cakitu”
B: “iyo kak, makasih kak yooo…?”
A: “sini tasnyo campaki ke belakang dek, biar disingiti bae”
B: “……”
A: “minggu depan jgn telat lagi…?”
B: “iyo kak….” (cuma bisa nunduk)

————————————————————————
setelah fbwalking ke album foto dijejaring sosial supersenior saya dulu seketika saya jadi ingat cerita ini. sebuah cerita non fiksi yg benar benar terjadi, sebuah cerita yang telah membuat saya berjanji pada diri saya sendiri untuk tidak akan pernah jadi senior sok judes sepanjang hidup saya.
just share, semoga bermanfaat.

that’s why i’ve never been loving dorama!

to be honest, I’d love to watch movie in all genres like comedy, romantic, horror, action, film keluaran hollywood, ato asian, even it bollywood aku jg suka. wkwkwk. tapi sesukanya sama film, aku bukanlah penonton fanatik. terlebih lagi buat dorama, aku suka sih, tapi aku agak sedikit membatasi konsumsiku terhadap itu. kenapa? hehee ada alasan rada konyol dibalik itu semua
aku adalah cewe pribumi 100% yg dari mbah-mbah buyut aslinya ga ada gen blasteran eropa, cina, arab, apapun itu at all, that’s why kulit aku langsat cenderung cokelat dan bukan putih, idung standang ga bangir2 amat dan badan aku jg ga tinggi2 amat, nyentuh angka 159an’cm syukur banget deh.. dan soal cowo, hehe aku jg punya selera cowo orisinil pribumi banget. klo kamu nanya siapa sih cowo guantweeng~ versi aku? jawabnya tegas: Bambang Pamungkas! *ini soal selera man.. lo ga setuju diem aja gyahaha!* 😀 oke dari sini aja sebenernya udah bisa ditarik kesimpulan kenapa aku ga suka dorama. soalnya cowo cowo disana cantik, bukan ganteng 😀
alasan lain yg lebih utama atas kenapa aku kurang suka dorama adalah, karena dorama membuat kita bermimpi. dorama membuat kita berkhayal. dorama membuat kita berandai-andai, dan dorama menjerumuskan kita untuk membanding-bandingkan. juga karena dorama membuat aku jadi ribut sama si pacar tersayang. wkwkkw. kenapa, ya aku bisa jelasin dikit disini. Drama Jepang kek, Korea kek, ga ada yang ga romantis, ga ada yang ga nyuguhin adegan dimana saat kamu nonton kamu bakal senyum senyum sendiri, ga ada juga yg pemainnya ga cute abis. kamu nyadar ga setelah kamu(aku juga) nonton dorama kamu akan segera berkhayal.. “ya ampun… enak ya jadi dia…”  ato “pengen deh punya cowo kek itu…” ato minimal ni kamu bakal bergumam “so swiiiiiit……” sambil berlinang air mata. hahaha!
yaah romantisme2 dorama itu cuma di dorama man! ga ada di dunia nyata. er.. oke mungkin ada, tapi ga ada di dunia gw. cowo cowo cute itu juga, itu cuma di dunia dorama man! ga ada di dunia gw, cowo gw ga cute, dia item cokelat, dan sekarang rada gendut pula, brewokan, kumisan, jenggotan, buluan, hahaha.. dan cuek pula! ga romantis sama sekali.. so cute? ooh no, cute dari mana, sangar ada! *tapi gw cinta dia man! cintaaa~ ohohoho..*
so, klo nonton dorama cuma bikin aku membanding2kan, bermimpi, berkhayal, pengen ini itu macem di film, dan ujungnya bikin ribut sama si kebo sayang, well… itulah alasan aku lebih milih bikin mindset untuk ga suka sama dorama. walau dalem ati, yaa lumayanlah nonton sekali kali utk hiburan 😛
  

TAMAT

He died when there are a lot of problem unfinished, leave it for the next chance that he wished, now he lying alone in front of heaven’s door, waiting it to open. these all make me speechless, all that happended yasterday is like a bad dream, what a nightmare! you know these are too unbelievable to be believed. 
kabut hitam menyelimuti keluarga kami, sekali lagi setelah sebelumnya belum empat puluh hari berselang dari kematian nenek. ini terjadi begitu cepat. dan sampai detik ini aku masih berharap ada yang mengguncang tubuhku, membangunkanku dari mimpi buruk yang begitu nyata. tapi tak kan ada toh ini bukan mimpi. ini bukan mimpi. 
berkaca pada pahit getir kehidupan seorang kerabat, aku hampir saja jadi orang tak beriman. bagaimana bisa  kehidupannya direngut saat ia baru mau berubah, saat ia tengah berusaha meninggalkan kelamnya. bagaimana seseorang bisa terlahir, tumbuh, hidup dan akhirnya mati dalam kondisi setidakberuntung itu? aku hampir saja menyalahkan takdir, aku hampir saya menyalahkan Tuhan. Ya Rabb… hamba sejenak terguncang, sejenak tak percaya pada realita yang ada di depan mata hamba.

***
kamu tau bagaimana rasanya saat kamu melihat ada banyak sekali masalah, kekacauan, kesemerawutan, kekusutan yang sedang ditata dan dibenahi dan hampir selesai tapi kembali terbengkalai karena sang empunya masalah tiba tiba pergi? kamu tau bagaimana rasanya kecewa, tapi tidak bisa apa-apa? kamu  tau rasanya  sedih dan kesal karena rencana dan anganmu kacau bukan karena salah siapa siapa? kamu tau rasanya tidak memiliki kesempatan kedua untuk memperbaikinya, kamu dipaksa ikhlas, kamu dipaksa pasrah, kamu tau rasanya??? aku tahu.
aku bahkan sekarang tidak percaya pada “tidak ada kata terlambat untuk berubah”. aku punya buktinya, semua usaha  yg dua hari yang lalu masih ada sekarang menguap bersama asa. semuanya terlambat. waktu mengalahkan sepak terjang, maut lebih dahulu menjemput ia.

***
biarlah Paman, biar saja waktu mengalahkan kita. biarkan saja semuanya  yg belum sempat dibenahi. bagaimanapun kau adalah bagian dari kami. dan atas apa yang kau lakukan di akhir hidupmu, kami bangga akan itu. so if you wanna go, just go. just go with no regret uncle! because we love you! we LOVE you!

 
  

aku pingin

Naik haji atau umroh seperti mereka, menapak langsung di tanah suci, manatap megahnya kaabah dengan mata kepala sendiri.. duh pinginnya…. mengunjungi  jabal nur, gua hira, ziarah ke makam Rasul, masjid nabawi, melihat makkah, madinah, mina, musdalifah, shafa, marwah, jabal rahmah, masjidil haram….duuuh pinginnya…. mencukupi agama, menyempurnakan ibadah, mengelilingi kaabah…… duuh…… pengen… huaaaa 😥 aku pengin kesana, sumpah aku pengen tau seperti apa, aku pengen seperti mereka. aku iri tingkat dewa.

Duhai Rabbi…. bilakah hamba bisa menapak ke tanah suci……? 😥 cukupkanlah rezeki hamba dan orang tua hamba.. panjangkanlah umur hamba, berilah hamba kesempatan untuk bisa menyempurnakan agama hamba… hamba pingin kesana… 😥 pengin sekali….