Separuh jiwaku, kutinggal di rumah.

Mom, Pap, I love you..

Advertisements

Say Hi to Sam!

So this is my first time blogging via my new samsung galaxy s8. It’s kinda nice stuff you know. The price is worth the quality. And its long life battery drives me lil bit crazy..

I’ve been thinking for replacing my cell phone for two months.. TBH my iphone 5 was the great one I’ve been using it for 4 years. I had nothing problem but the internet. My old cell phone doesn’t provide dual sim fitur. Since I use telkomsel as my network provider and telkomsel’s fee for the internet is pain in the ass.. too pricey you know. Since I am internet junkie and I can spend my whole day to surf the internet and do nothing else.. I should use another network provider to support my activities. All this time I used to be using two different devices. My iphone for phone call, and most of the time I let my modem or tablet near me to connect the internet. This is tiring. I CANT handle it for more. I’m sick of this condition.

So, I tell my husband that I need a new gadget with dual sim.. maybe xiaomi, or oppo is OK.. and BOOM! He bought me this Samsung Galaxy S8. Samsung flagship smartphone. THIS IS INSANE. Tho I’m happy AF…

Thankyou so much my darling. And Thank God, You give me him. 

Sebal

Dear mahasiswa! if only you read this post. kalo kalian berhalangan untuk ikut UAS, kontak dosen yang bersangkutan. via email, via socmed, via sms/telp apapun itu. kasih kabar, dan tanya kelanjutannya kapan kalian bisa ikut ujian pengganti. fyi, pekan input nilai itu cuma satu minggu setelah UAS. which is klo lewat dari itu maka nilai tidak bisa di ubah lagi. makanya kalo ngerasa ada utang UTS atau utang UAS cepetan dibayar utangnya, cari dosennya! kami, pada dosen, juga butuh waktu utuk ngoreksi, ngerekap nilai segala macem. kalo anda baru nongol sehari sebelum pekan input nilai berakhir, maka mending gak usah nongol sama sekali deh! akan lebih mudah bagi saya. jangan sekali kali berlaga gak peduli, menganggap enteng, menganggap mudah. Karena yang butuh nilai itu kalian para mahasiswa, dosen cuma fasilitator saja, maka anda para mahasiswa dituntut untuk proaktif. Sudah seharusnya mahasiswa yang nyari dosen.

ini kok kebalik?

maybe next time,  I’ll just tell you in the begining of the class. ujian susulan/pengganti/perbaikan dilaksanakan selambat lambatnya tiga hari setelah tanggal ujian. lewat dari itu tidak ada kata susulan. semester depan saya tidak akan mencari-cari lagi mahasiswa yang tidak ikut UTS/UAS, saya tidak akan berbaik hati untuk nawarin mahasiswa mau ikut ujian tidak? kamu belum uas, kapan mau uas? SEBODO AMAT!

Ceritanya, ada seorang mahasiswi saya tidak ikut UAS. terus yang bersangkutan gak nyari saya mau minta ujian susulan. kalo gak dicari kagak nongol. diajak ketemuan malah ngaret. Maunya saya, kalo ada halangan mbok ya kasih kabar, klo ada kendala bilang kek, hari gini mau telpon sms atau line wa email rasanya sudah push notification ke hape semua. kalo gak tau ruang dosen, ya nanya. jangan nanya dengan orang, anda cari dan liat pake mata kepala sendiri dong. pekan setelah UAS ini pekan yang sibuk. saya sudah bela-belain ke kampus anda pikir saya tidak ada kerjaan lain apaa…. hadeh

kurang-kurang, anda pake acara ngaret pula…. 40 menit ngacangin saya. helooooo who do you think you are? saya sudah sebal tingkat dewa dan mau balik ke rumah aja. maka begitu yang ditunggu-tunggu menampakkan muka, terjadilah jatuh satu korban. saya ngomel-ngomel. untung hape butut ini gak sampe kelempar. untung meja gak sampe terbalik. saya meluapkan emosi, meluapkan harga diri yang tadi jatuh. saya marahi dia. ya daripada nyampe rumah kepala saya pusing nahan marah?

Eh eh terus dianya kok.. begitu.. matanya berkaca-kaca. kok dia nangis…. oh, Come on.  looking at her tears, it hurts my heart….. please don’t cry.  Saya marah, karena saya sayang. Alhasil saya sudahi acara ngomel, saya kasih lembar jawaban saya suruh kerjain ujiannya. terus dia bilang  “Bu, boleh pinjem pena?”

GUBRAK.

 

 

 

Build your own Starbucks Atmosphere

My campus recently passed this week of final exam.  and I have a bag full of my students’ paper which waiting for me to grade. Long time ago in Bandung I used to go to a coffee shop like starbucks, or my favorite, cafe bene. there, ambience is wonderful and it makes my mood. actually it’s not the only reason, at that time I was irresponsible rich kid with overwhelming scholarship (I got large amount of them!) and I could spend all of my money on coffee shop regretlessly.  haha!

So.. when I came back to my lovely hometown, and there is no more scholarship, I have my own little salary *though my Mom would never let me starving haha, I still live my life nicely.  I sleep well in my comfy bed, at my cozy room, I eat proper food, a family driver drop and pick me every time I work. but still… I think twice to spend my time in a coffee shop like I used to be. so I started to hate coffee? uhm, I don’t think so. did I become more responsible? haha.. a lil bit. Well, some thought just dancing in my mind.

“what makes the different between stay at home, and coffee shop?”

clearly the ambience! and a cup of cofffe as well!

“so why dont I just build my own coffee shop atmosphere?”

I have many work places in my parents’ house. there are many big tables, with high enough chair. comfy, and you know it’s homey.. something I didn’t own, back in Bandung. and Sumatera (esp. Pagaralam, Semendo, etc) has nice freshly ground coffee.. so I got the place, either the coffee. still missing something? yes! The music!

I spend my two hours to looking for some music to help me build the exact ambience I want. then I go with such a keyword “starbucks playlist” but the result doesn’t fit. “instrumental backsound” but it sounds weird. some link just brought me to “japanese instrumental” and suddenly I feel starving. why? coz I feel like I am at Sushi Tei and craving for sashimi wkwkwkwk… failed! ….until I found the one I’ve been search this long: cuban instrumental music salsa…. thank God!

and here I am, grading my students’ paper in “my own starbucks” at home. it is nice. and fun. and of course affordable. will you give a try?

Dear Mahasiswa

Hari ini 4 Mei, hari ke tiga setelah pekan UAS semester genap di mulai. dengan segala hectic pekan UAS, lembar jawaban yang menanti dikoreksi sebanyak satu tas penuh, selalu ada rasa was was setiap saya bagian soal ujian ke siswa. entahlah, dalam lubuk hati saya sedikit khawatir: Anak-anakku. bisa gak ya kalian ngerjain soalnya?

karena buat saya, UAS bukan cuma kemampuan peserta didik yang diuji, tapi juga kemampuan saya sebagai pengajar.. berhasilkah saya mentransfer ilmu ke mereka? berhasilkah mereka mendapatkan pengetahuan selama satu semester perkuliahan?

Dalam dunia IT, khususnya bidang informasi, pengolahan data itu berawal dari input, melalui proses maka akan menghasilkan output. seharusnya output yang dihasilkan akan berbeda dari input, dan berkualitas lebih baik. kalau output masih sama dengan input, artinya tidak ada proses di sana. Miriplah seperti perkuliahan, kalau kemampuan problem solving mahasiswa prakuliah dan pascakuliah itu sama aja, ya bisa dibilang kuliah ini cuma buang-buang waktu.

Mahasiswa saya ada banyak sekali jenisnya. Ada yang rajin, yang cerdas, yang cerdik, yang malas, ada satu yang unik yaitu tipe mahasiswa yang membingungkan. saya gak ngerti yang satu ini tipenya apa.  Marilah kita bahas tingkah pola mahasiswa. Mahasiwa curang, bukan hal yang spesial, saya nemu banyak! mahasiswa jujur, agak langka, tapi ada! nah mahasiswa yang tanpa dosa meninggalkan lembar jawaban tidak terjawab, dengan permintaan maaf semacam “Bu, maafin saya, saya gak bisa ngerjain soalnya..” saya nemu beberapa!

Temen-temennya pada bisa ngerjain, temen-temennya bisa jawab. ini dia gak belajar? gak menyimak selama satu semester? gak fokus? mengganggap kuliah ini tidak penting? menganggap kuliah cuma lelucon?

Anakku, kalau saja kamu membaca tulisan saya ini, kamu harus tau kalau ada perih yang kamu torehkan ke hati saya dengan sikap kamu yang seperti itu. kalau bagimu ini lelucon, maka maaf,  perbuatanmu sama sekali tidak lucu.

Tau kah setiap malam sebelum kuliah saya selalu sempatkan baca materi menyiapkan ilmu yang akan saya beri ke kamu besok paginya. Tau kah kamu setiap sebelum memulai perkuliahan, saya berdoa untukmu, untuk keberkahan perkuliahan agar menjadi pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat untukmu?

atau kamu  malah belum paham kenapa dan mengapa kamu harus kuliah?

Anakku, coba pikir dan resapi, kamu sudah mulai dewasa. Masa depanmu adalah kamu sendiri yang membentuk. Mau jadi apa kamu nantinya adalah kamu sendiri yang menanggung.

Anakku, mungkin jika luang waktu kita, saya akan panggil kamu untuk kita bicara secara personal. Karena jika arahmu kuliah ini masih belok kiri kanan, maka tugasku juga untuk meluruskannya.

 

Semester Pendek? sepertinya Tidak.

Saya dan suami, atas kesepakatan bersama menjalani LDM atau long distance marriage. setiap sepuluh hari kerja maka kami akan bertemu selama 4 hari. secara hitung hitungan matematis, dalam setahun kami berdua hanya akan menghabiskan 24% dari hari-hari sepanjang tahun untuk bisa bersama. hampir seperempat. kurang sedikit.

Menjalani hidup seperti ini, saya tidak bilang mudah. Sulit, iya. Tapi sejauh ini masih bisa dilalui. Ada rasa sedih saat seharusnya saya sebagai istri mendampingi dia di sana. khususnya saat suami lagi sakit, sedang sedih, dan butuh dukungan. Atau pas bulan puasa. nikmat sekali ya bisa beribadah bersama. Tahun ini sudah saya tekadkan, semoga Ramadhan nanti bisa menemani suami full sebulan. Saya pgn panen pahala dari menyiapkannya sahur, dan menyediakan makanan untuk dia berbuka. Maka bismillah, ketika kemarin rapat jurusan disodorkan surat pernyataan kesediaan mengajar Semester Pendek, saya menyatakan bahwa saya tidak bersedia. Bismillah. semoga Allah ridhoi niat dan lancarkan prosesnya. Aamiin.

Pelaksanaan Semester Pendek itu pas libur semester genap yang kurang lebih hampir tiga bulan. Lumayan lama.. Ada banyak rencana di dalam kepala saya. Sepertinya kami berdua tidak akan liburan.. kami hanya akan menghabiskan waktu di kontrakan. Mungkin saya akan membaca banyak buku. Atau mempertajam skill masak. Atau belajar jahit? kita lihat nanti….. yang jelas semoga Allah memberkahi kebersamaan kami nanti, memberikan zuriyat yang baik dari sisiNya, yang sehat dan selamat, yang lengkap dan bagus rupa, yang arif pikirannya,  yang lembut hatinya, yang kokoh jiwanya, yang nanti akan kami didik menjadi pemimpin bagi orang mukmin, yang cerdas, bijaksana, dan menyejukkan hati kedua orangtuanya. Aaaamiiin yaa robbal alamin…..

Worth to Share

Masih dalam rangka proyek, masih di Jakarta, dan malem ini dihabiskan sendirian. Berhubung ada wifi dan koneksinya lumayan kencang, saya lanjut hobby berselancar di dunia maya. Kali ini Play Store yang jadi sasaran saya, saya akan install-uninstall banyak apps, coba ini itu, trial and error, dan explore hampir semua categories, begitu terus sampe saya ngantuk. Karena surfing pake tablet dan ada kepengen nulis dikit di blog, maka saya nyoba nyari wordpress for android. Jadilah saya sekarang ini sedang menjajal aplikasi tersebut. Hehe..

Actually nothing special to share sih, cuma tadi sebelum surfing saya buka path, dan muncul memories dari dua tahun yang lalu gitu, when I was young in Bandung. Saya tiga tahun di bandung dalam rangka tugas belajar… dua tahun pertama saya habiskan dengan mengaktifkan mode turis. Alias jalan jalan terusss.. kemana mana. Kayanya hampir semua destinasi wisata di Bandung Utara dikunjungi semua. Salah satunya ke tebing yang Instagramable banget, Tebing Keraton. 

Dari kosan saya, Tebing Keraton ini gak begitu jauh, lima belas menit perjalan kita sudah sampai di lokasi (kalo gak macet). Konon katanya Tebing Keraton paling bagus dikunjungin pas sunrise, atau sunset. Tapi karena letaknya yang di dalam kawasan Taman Hutan Raya Juanda, yeah, I mean Hutan, so just a moment after sunset you could not see anything but Hutan, dengan pohon pinus di kanan kiri, and for God’s sake, itu juraaaang… karena alasan keamanan, keterbatasan sumber daya dll dsb maka diputuskan untuk tim jelajah kali ini mengejar sunrise aja. 

Berangkatlah kesana kami bertujuh para putera daerah sumatera selatan, saat itu selain saya ada Reni, Fida, Endah, Kak Julius, Kak Firaz, dan Kak Yusuf. Agak kesiangan sebetulnya, karena kami semua terjangkit penyakit lelet kronis, dari kosan baru gerak jam enam wkwkwk…. harusnya dari subuh sudah di sana, tapi lucky us, pagi itu ternyata Dago Atas diselimuti kabut… jadi datang agak siangan saat matahari sudah lebih tinggi justru langkah yang tepat. 

One of my picture, taken by kakanda Yusuf. Coba lihat perbukitan nun kejauhan, lihat kabutnya, lihat awannya, ni saya bagi biar pada envy semua. Hahaha *ketawasetan. Dan lihat model nya. It’s me! *pernah kurus wkwk… jadi inget sejuknya udara saat itu, hangatnya sinar mentari, suasana yang ngangenin banget. Someday saya akan rindu sekali tempat ini, tapi entahlah sekarang-sekarang sih saya lagi kehilangan minat ngeBandung.. tawaran untuk explore Aceh, atau Pare-pare,malah terdengar lebih menggoda. 
*review saya, wordpress for android ini works well. Easy to use. Worth to try, worth to install. Upload picture juga mudah, insert link dll gak ada masalah, Rates 4,2 sesuailah..

Creepy

beberapa hari yang lalu saya harus pergi ke Jakarta karena sebuah project yang ya saya tidak bisa mention itu di sini. kemarin berangkat dari lovely town Palembang ambil penerbangan 20.30 ke Jakarta. pas check in abang-abang ground handler nya bilang kalo penerbangan ditunda 90 menit. lumayan cuy sejam setengah.. jadinya sampe jakarta larut malam.. landingnya jauh pula dari terminal, alhasil nyambung shuttle bus. untung gak bawa bagasi, kebayang mesti nungguin bagasi jam setengah satu malam. zzz.

pas nunggu satu jam setengah itu, ada mbak mbak dua orang, harusnya sih umurnya gak jauh beda sama saya. cuma bedanya adalah mereka mungkin belum pernah hamil dan melahirkan jadi badannya masih kenceng kinyis kinyis. wkwkwk.  karena tiga penerbangan yang tersisa disatuin diikutkan dengan penerbangan terakhir 22:30 malam, dan tidak ada penerbangan lain kecuali dari maskapai yang saya tumpangi, maka bisa dipastiin dua orang mbak-mbak ini nantinya akan satu pesawat sama saya. Nah mbak berdua ini cukup menyolok perhatian. Dandannya tidak seperti pada umumnya, err… sorry to say, semacam yang pengen trendy tapi agak gagal gitu, if you know what I mean. Dalam ruang tunggu mereka pindah pindah gitu duduknya, hilir mudik kesana kemari, sambil menggeret dua koper gede warna warni, dalem hati saya langsung bergumam, set dah tu koper gede amat! emang muat masuk kabin pesawat? dan gumaman saya ini terjawab karena dipesawat emang tu koper gede akhirnya dikeluarin sama pramugara utk dimasukin ke bagasi barang. wkwkwk…

sampe mendarat, penumpang diangkut bus ke terminal. Lucky me, saya dapet tempat duduk di bus, meskipun gak nghadap ke depan tapi gapapalah. di perjalan singkat ini mau gak mau lagi jadinya mengamati mbak berdua yang berdiri. and something creepy happend. in a deep of my thought. saya merasakan sesuatu yang aneh sama mbak yang satu. entah, yang terlintas adalah semacam kekuatan, magic, sihir, seperti itu. lantas saya reflek baca-baca ayat-ayat untuk penjagaan diri. dan tiba tiba dia lihat saya dan kita berdua beradu mata. dia senyum tipis,  tapi saya tau senyum itu bukan dari dia. bukan untuk saya. but something behind her, to something behind me. damn…. entah apa arti senyumnya, tapi atmosfer creepy as hell bener-bener saya rasakan. entah kenapa juga saya gak kuat liat mata dia. jadilah saya alihkan pandangan ke luar jendela, sambil mulut komat kamit makin jadi. dada saya berdebar. ada takut. ada khawatir. dalam hati saya harus meneguhkan azzam, kalau saya gak kuat menatap dia, maka betulan ini ada yang salah.  jadilah seluruh ayat penjagaan yang saya tau, saya baca, terus berulang ulang, sampai saya berani menatap dia lagi. and guess what? dia masih dengan mimik muka yang tadi. anjirrr.. begitu kontak mata, rasa ngeri muncul lagi lantas saya alihkan pandang lagi, begitu terus sampe sekitar tiga kali, dan akhirnya dia yang mengalihkan pandangan. dan saya berasa di atas awan, ayat-ayat penjagaan diri tadi tidak sedetik pun berhenti dari mulut saya, sampai si mbak aneh menghilang dibalik bahu bahu orang yang bergelantungan.

entahlah. mungkin sixth sense nya lagi kebuka. udah lama juga gak begini. tapi kalo sampe beradu sama manusia baru kali ini sih. biasanya sama sesuatu yang tidak kasat mata. seringnya sama perasaan takut dalam diri saya sendiri.

terus, out of topic, ada yang juga tau tentang hastag yang populer baru-baru ini? #makanmayit proyeknya seniman yang menurut saya weird, cenderung creepy.  lupakanlah segala menu bayibayian bikian dia. lihatlah orangnya, si seniman bersangkutan. kenapa ya kok banyak sekali orang orang weird yang creepy?  ngeri gak sih lo liatnya? udah macem liat jigsaw di film the saw. Do you want to play a game?   *kaburrr

Fury February

long time no see. setahun ceritanya gak ngepost apapun (secara post terakhir itungannya udah tahun lalu :P).. sebenernya ni blog di buka, tapi untuk edit page, upload materi praktikum doang. sedikit hectic. dan ya memang karena sepertinya belum ada yang perlu saya bagi di sini.

well… Februari, selamat datang. bulan ini akan sibuk. Prodi lagi banyak sekali kerjaan, lokakarya kurikum, persiapan akreditasi, dan rencana untuk pembentukan Ikatan Keluarga Alumni, Acara Dosen tamu, and etc and etc…. dikerjakan paralel dalam banyak tim tim kecil keroyokan karena emang tenggat waktu yang semuanya memburu… wish us luck ya. Semoga tim prodi semakin solid, semoga semua lancar luncur, dan berhasil seperti yang direncanakan. Amiin…

oia, random sih nih…. dalam post terakhir, saya mention beberapa resolusi tahun ini yang pingin dicapai, antara lain membaca paling sedikit 3 buku bahasa Indonesia, dan 2 buku bahasa asing. I almost made it!! yohoo! I almost made it! #norak. jadi dalam kurang dari dua bulan saya alhamdulillah berhasil menamatkan 3 buku bahasa indonesia: Moemie, Kalamata, dan bukusaku Laskar Pelangi. yang terakhir ini tipis doang sih, tapi tetep it’s a book. wkwk. selain tiga buku itu ada satu buku bahasa inggris : The Alchemist nya Paulo Choelho.  so….. in other word, satu buku bahasa inggris lagi, dan resolusi perbukuan tahun ini tercapai cuma dalam dua bulan wkwk #pamer. mungkin saya harus bikin resolusi baru, targetnya di naikin deh. membaca setidaknya dua buku lagi berbahasa indonesia yang NON FIKSI.  noh! kelar gak idup gue. haha let see next, biar waktu yang menjawab. so.. Fury February… please be nice…

*nih ada poto dikit, biar gak bosen liat huruf doang haha : my currently work-mate.

16388205_10208088199663122_7353499734538536121_n16427464_10208113035564004_5711342255371280093_n

 

 

2016 passed!

Demi waktu, sesungguhnya manusia dalam keaadaan rugi. Kecuali yang beriman dan yang beramal sholeh.

Maka demi waktu, iya memang sungguh berlalu. perassa begitu cepat waktu berputar, tau tau sudah di penghujung 2016 saja. seperti setiap akan pergantian tahun, saya biasanya membuat resolusi apa-apa yang hendak dicapai tahun depan. dan pastinya saya juga akan mereview apa-apa yang sudah tercapai tahun ini.

untuk remind kejadian-kejadia yang sudah terjadi, jadilah saya rollback gallery handphone. Buat saya, 2016 adalah tahun yang berat. sangat berat. banyak hal yang saya alami di tahun ini. banyakan susahnya kalo dihitung-hitung mungkin ya.. tapi ada senangnya juga. ya yang jelas banyak pelajaran yang saya dapatkan. banyak pelajaran yang harganya mahal sekali… let me post some photos here

img_5772

2016 Jan – Mecca

img_5777

2016 Jan – Medina

img_6122

2016 March – Dufan

img_6477

2016 May – we got Zhafran!

img_6687

Oct 2016 Oct – He take it back.. 😦

Processed with VSCO with b1 preset

2016 Oct – My Convo Ceremony

img_7011

2016 Agt – New Job!

img_7097

2016 Des – take a break from reality

the hardest is losing Zhafran…. hiks.

dan resolusi 2017. kira kira begini:

  1. be a good me. a better wife. a better mom. a better daughter. a better sister.
  2. selalu mengutamakan sholat di awal waktu! khatam quran setidaknya dua kali.
  3. learn how to conduct a research properly, pahami dengan baik dunia berdosenan. tridarma perguruan tinggi, dll
  4. punya anak. amiiin…. 🙂
  5. belajar tata busana. pengen bisa jahit… *ni kynya dah empat kali masuk resolusi tahunan, gak tercapai terus..
  6. belajar bahasa asing (lagi). mungkin france. atau jepang? let see next.
  7. tingkatin skill masak! harus banyak belajar menu baru.
  8. membaca habis PALING SEDIKIT TIGA buku bahasa indonesia dan DUA buku bahasa asing.
  9. punya pembukuan keuangan yang lebih rapi dan disiplin.
  10. nabung! …atau punya investasi apa gitu.
  11. pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi. PALING SEDIKIT SATU tempat baru.
  12. mencapai ke-11 poin di atas. hehe.

semoga tercapai itu resolusi ya. semoga tahun depan menjadi tahun yang menyenangkan, tahun yang berkah, tahun yang bahagia. amiiin….Happy New Year! welcome 2017!